PPS UIN K.H. Abdurrahman Wahid

Jaga Mutu Manajemen, Program Pascasarjana UIN Gusdur Laksanakan Audit ISO 9001: 2015 dan 21001: 2018 Tahun 2022

E-mail Print PDF

 

Pekalongan-(09/11/2022) Program Pascasarjana UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan sukses melaksanakan Surveilence ISO 9001: 2015 dan 21001: 2018. Pelaksanaan recertivication audit ISO berlangsung selama dua hari, tanggal 09 sampai 10 Noember 2022 di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Program Pascasarjana UIN Gusdur mendapat kesempatan pada hari pertama dalam rangkaian acara Survilence ISO dengan auditor Dr. Sugeng Listyo Prabowo, M.Pd. dan didampingi oleh Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN K.H. Abdurrahman wahid Pekalongan Nalim, M.Si. beserta jajaranya. dalam acara ini dihadiri juga oleh Direktur, wakil direktur, seluruh Kaprodi pascasarjana, Kasubag, dan GKM.

ISO 1

 

Acara yang dilaksanakan di Aula program pascasarjana ini diawali dengan ceremonial pembukaan dan dibuka langsung oleh Direktur pascasarjana Prof. Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M.Ag. Dalam saambutannya, beliau menyatakan bahwasanya, surveilence seperti ISO ini merupakan alat bantu bagi lembaga universitas untuk terus meningkatkan kinerjanya melalui pernbaikan, sehingga tidak perlu untuk ditakuti apalagi dihindari. Selanjutnya, dalam sambutan auditor Dr. Sugeng Listyo Prabowo, M.Pd. menyebutkan bahwa tujuan audit bukan mencari kesalahan tetapi mencari kesesuaian dengan sistem yang dibangun khususnya sistem yang ditetapkan dengan standar akreditasi ataupun standar lain yang menjadi acuan mutu. Melalui audit akan lahir input-input baru. Selain itu audit juga bertujuan untuk melihat capaian kinerja/sasaran mutu yang ditetapkan, apakah sudah tercapai, atau perlu kerja-keras lagi.

ISO 2

 

Hasil dari audit ISO 9001:2015 bahwa Pascasarjana UIN Gusdur berhak untuk mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2015 dan 21001: 2018 dengan beberapa catatan yang akan menjadi perbaikan tindak lanjut bagi Pascasarjana UIN Gusdur ke depan. Resertifikasi yang diadakan melalui kerja sama dengan Lembaga BSI sebagai penyelenggara sertifikasi ISO Semoga dengan di dapatkannya sertifikasi ISO 9001:2015 dan 21001: 2018 menjadi program pascasarjana yang lebih baik lagi dalam kualitas manajemen dan pengelolaanya.(Bagas Mukti Nasrowi/Humas Pascasarjana)

 

Adapun yang menjadi narasumber kegiatan ini adalah Prof. Olivia Fachrunnisa, S.E., M.Si., Ph.D., Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, yang juga seorang peneliti aktif dan telah menghasilkan 29 artikel yang telah diterbitkan di jurnal internasional bereputasi (terindeks Scopus). Kegiatan ini, selain diikuti oleh mahasiswa dan dosen yang ada di lingkungan IAIN Pekalongan, juga diikuti oleh para akademisi dari luar IAIN Pekalongan.

 

Dr. Ali Muhtarom, M.H.I., Ketua Program Studi Magister Ekonomi Syariah yang juga sekaligus Ketua Panitia kegiatan workshop ini, menyampaikan di dalam sambutannya bahwa peserta yang mendaftar dalam kegiatan ini sebanyak 342 peserta, yang berasal dari akademisi (dosen dan mahasiswa) IAIN Pekalongan dan Perguruan Tinggi lain dari berbagai wilayah di Indonesia. Terkait dengan kegiatan ini, beliau menyatakan, “Ini adalah agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Program Pascasarjana IAIN Pekalongan, namun tema yang diangkat setiap tahunnya berbeda, dan tahun ini kita fokus pada keterampilan menulis akademik”.

 

Lebih lanjut, Dr. Ali Muhtarom, M.H.I. menuturkan terkait tujuan dari kegiatan workshop ini. “Salah satu tujuan dari workshop kali ini adalah untuk membangun dan meningkatkan budaya akademik, khususnya terkait bidang penulisan karya ilmiah di lingkungan Program Pascasarjana IAIN Pekalogan, sehingga dosen dan mahasiswa bisa menghasilkan karya-karya yang berkualitas dan layak publikasi di jurnal bereputasi”, pungkasnya.

 

Selain itu, Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M.Ag., Direktur Program Pascasarjana IAIN Pekalongan yang juga sebagai Keynote Speaker dalam kegiatan ini, menyampaikan bahwa saat ini, kegiatan menulis karya ilmiah di lingkungan akademisi Indonesia sedang digalakkan. Sehingga kegiatan serupa sangat digandrungi oleh para akademisi Indonesia untuk meng-upgrade keilmuan di bidang penulisan akademis. “Hal ini didasari oleh masih adanya kesenjangan atau gap antara jumlah akademisi di Indonesia dengan jumlah karya tulis ilmiah bereputasi yang dihasilkan, sehingga pemerintah Indonesia menggalakkan penulisan karya ilmiah bagi akademisi”, tuturnya.

 

Di akhir sambutannya, Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M.Ag. menyampaikan harapannya terkait penyelenggaran kegiatan ini. “Semoga kegiatan ini bisa menajdi sarana tholabul ‘ilmi bagi para peserta dalam hal menulis karya ilmiah, sehingga para peserta yang statusnya masih menjadi mahasiswa program pascasarjana bisa menulis tesis yang berkualitas dan bisa dijadikan artikel yang layak dipublikasikan. Sedangkan, bagi para dosen, semoga ilmu yang diperoleh menjadi sarana pengembangan keterampilan menulis artikel ilmiah yang layak publikasi di jurnal internasional bereputasi agar dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara”, pungkasnya.

 

Selaras dengan pernyataan Ketua Panitia dan Direktur Program Pascasarjana IAIN Pekalongan, Prof. Olivia Fachrunnisa, S.E., M.Si., Ph.D. mengungkapkan pentingnya publikasi ilmiah bagi para akademisi. Dengan membangun budaya publikasi ilmiah, setidaknya ada 7 (tujuh) hal yang bisa dikembangakan, yaitu: budaya baca, budaya tulis, budaya jujur (tidak plagiat), budaya berbagi, budaya menghargai orang lain, budaya berpikir analitis, dan budaya dialog (musyawarah). Lebih lanjut, Beliau menyatakan “publikasi merupakan bentuk integritas akademisi dan menjadi salah satu indikator profesionalisme. Melalui publikasi, para akademisi berarti telah turut andil dalam mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan IPTEKS” paparnya.